Jakarta, 24 Juli 2026 – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) bersama Ketua Umum Bhayangkari melakukan peninjauan ke Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat malam. Kegiatan ini berlangsung pada 21 hingga 25 Juli 2026 sebagai bagian dari peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74 dengan tema “Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya.”
Dalam peninjauan tersebut, Kapolri dan Ketua Umum Bhayangkari menyusuri area bazar dan melihat berbagai produk unggulan dari para peserta. Kegiatan ini menegaskan sinergi antara Polri dan Bhayangkari dalam memberikan ruang lebih bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan serta mengembangkan produknya.
Kapolri menyatakan, “Bazar ini menjadi bukti nyata bahwa Polri dan Bhayangkari memiliki semangat yang sama dalam mendukung penguatan UMKM. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperluas akses pemasaran produk lokal sekaligus mendorong para pelaku usaha agar semakin mandiri, kreatif, inovatif, dan mampu bersaing.”
Ketua Umum Bhayangkari juga menyampaikan harapannya bahwa acara ini dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi pelaku usaha dan masyarakat luas. Ia menambahkan, “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang untuk memperkenalkan produk, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian, membuka peluang usaha baru, serta menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan masyarakat terhadap produk-produk unggulan dalam negeri.”
Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 menampilkan total 727 stan yang diisi oleh 374 peserta. Stan tersebut terbagi menjadi 531 stan fesyen, 152 stan kuliner, dan 44 stan dapur bersama. Produk-produk yang dipamerkan sangat beragam, meliputi batik, tenun, songket, ulos, kebaya, tas, aksesori, perhiasan, kain tradisional, kerajinan daerah, produk rumah tangga, kosmetik, serta berbagai kuliner dan minuman khas Nusantara.
Selain pameran produk, acara juga menyelenggarakan enam sesi gelar wicara yang membahas pengembangan UMKM, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan untuk promosi, aspek legalitas usaha, hak kekayaan intelektual, serta penguatan kapasitas pelaku usaha. Nuansa kebudayaan Nusantara juga dihadirkan melalui 29 penampilan seni, tari, musik, peragaan busana, dan parade wastra beserta produk unggulan UMKM Bhayangkari.
Melalui Bazar ini, Polri bersama Bhayangkari menegaskan komitmen untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat, memperluas pasar produk lokal, serta mendorong UMKM agar semakin berkembang dan berdaya saing.
