JAKARTA – Memasuki puncak arus mudik pada Kamis, 19 Maret 2026, ruas Tol Jakarta-Cikampek mengalami dinamika lalu lintas yang bervariasi. Pantauan pada pukul 11.02 WIB menunjukkan kepadatan dengan kecepatan padat merayap di antara kilometer 48 hingga kilometer 57.
Setelah melewati kilometer 57, arus lalu lintas mulai kembali lancar dari kilometer 58 ke atas. Kondisi ini merupakan hasil positif dari penerapan sistem one way nasional yang diberlakukan oleh Korlantas Polri guna mengatasi lonjakan volume kendaraan selama masa mudik.
Para pemudik yang mengalami kepadatan di KM 48 diimbau untuk tetap tenang. Petugas melakukan penguraian arus secara bertahap dan terkontrol di lapangan.
Petugas gabungan terus memantau dan mengatur lalu lintas secara real-time menggunakan teknologi pengawasan digital serta pengawasan langsung agar arus kendaraan tetap terkendali. Hal ini menunjukkan adanya kontrol penuh dari otoritas guna memastikan kendaraan dapat bergerak meskipun dengan kecepatan terbatas.
Korlantas Polri juga memberikan arahan kepada para pengendara yang terjebak kepadatan agar selalu menjaga jarak aman, tetap berada di jalur yang benar, dan menghindari manuver mendadak yang berpotensi menimbulkan gesekan antar kendaraan. Kerapihan jalur sangat penting untuk kelancaran proses penguraian arus. Karena itu, kerja sama seluruh pengguna jalan sangat dibutuhkan demi menjaga ketertiban pada masa puncak mudik ini.
Petugas mengingatkan bahwa keselamatan adalah prioritas utama dalam perjalanan mudik, bukan kecepatan. “Mudik bukan soal cepat, tapi selamat sampai tujuan,” tegas otoritas di lapangan. Pemerintah memastikan seluruh personel tetap siaga untuk memberikan arahan dan bantuan agar para pemudik sampai ke tujuan dengan aman dan lancar.
