one way nasional tol puncak arus balik Lebaran
Berita Populer

One Way Nasional Mulai Diberlakukan di Tol untuk Atasi Puncak Arus Balik Lebaran

Rekayasa lalu lintas berupa penerapan one way nasional resmi diberlakukan pada Selasa siang, 24 Maret 2024, di seluruh lajur tol yang menghadapi puncak arus balik Lebaran. Kebijakan ini ditandai dengan pengibaran bendera (flag off) oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menko PMK Pratikno, serta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfhi di KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung.

Menko PMK Pratikno menjelaskan bahwa pembukaan jalur tol satu arah ini merupakan bagian dari upaya manajemen arus balik untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Selain itu, kebijakan ini ditujukan untuk mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus menjaga keselamatan dan kenyamanan para pengendara selama perjalanan. “Kita baru saja membuka jalur tol satu arah ini sebagai bagian dari upaya manajemen arus balik memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, mengurai kepadatan lalu lintas, dan tetap menjaga keselamatan, kenyamanan para pengendara selama dalam perjalanan,” kata Pratikno di lokasi.

Pemberlakuan one way nasional ini berlaku mulai KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Pemerintah memperkirakan puncak arus balik Lebaran akan terjadi pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret 2024.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengimbau masyarakat yang memudik agar tidak melakukan perjalanan balik tepat pada tanggal 24 Maret guna menghindari penumpukan kendaraan yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas. “Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya rekan-rekan yang saat ini berada di kampung halaman, agar tidak kembali pada tanggal 24 untuk menghindari penumpukan,” ujar Agus kepada wartawan pada Minggu, 22 Maret.

Selain itu, Kakorlantas Polri kembali mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA). Dengan demikian, diharapkan perjalanan balik Lebaran dapat tersebar sehingga volumi kendaraan tidak terkonsentrasi pada satu waktu. “Silakan manfaatkan work from anywhere pada tanggal 26, 27, 28 Maret yang masih berlaku. Dengan begitu, perjalanan balik bisa dilakukan secara bertahap,” tambah Agus.

Kebijakan one way nasional dan imbauan tersebut diharapkan efektif dalam mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan selama arus balik Lebaran tahun ini.

 

Related posts

Kampung KB: Pilar Keberhasilan Demografi dan Daya Tarik Baru Pariwisata Indonesia

admin

Rizieq Shihab dan Tokoh Nasional Lainya Ajukan Amicus Curiae di Sengketa Pilpres di MK

admin

Kebebasan Pers Ditegaskan oleh Presiden Jokowi pada HPN 2024

admin

Leave a Comment