JAKARTA — Kelancaran dan keamanan arus lalu lintas membutuhkan dukungan teknologi informasi yang terintegrasi, transparan, dan akuntabel. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Qudo Buana Nawakara mengembangkan aplikasi SILANCAR sebagai sistem operasional cerdas yang diimplementasikan secara on-premise.
Dirancang sesuai dengan Standar Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), SILANCAR berfokus pada penyediaan fitur peta digital, komunikasi, serta analitik terpadu sebagai sarana mendukung tugas kepolisian dalam patroli rutin dan pengawalan. Dengan sistem ini, pergerakan personel dapat terkoordinasi dengan optimal guna menjaga kelancaran lalu lintas demi kenyamanan masyarakat.
Fitur utama dari SILANCAR mencakup pemantauan posisi real-time yang menampilkan lokasi serta pergerakan armada patroli secara aktual di peta digital. Sistem juga menyediakan fungsi tracking penugasan dan perjalanan, mencatat rute serta riwayat tugas personel secara otomatis. Selain itu, SILANCAR memungkinkan pemantauan area khusus yang terukur seperti titik rawan kemacetan dan lokasi strategis lainnya.
Tracking sistem dan perekaman penugasan secara sistematis juga tersedia untuk evaluasi serta analitik operasional, sementara integrasi live ke Command Center menghubungkan seluruh data lapangan secara langsung ke pusat kendali.
Dukungan operasional SILANCAR diperkuat oleh integrasi perangkat keras multisaluran, meliputi kamera yang menyuplai visual kondisi lalu lintas terkini, tablet kabin yang terpasang pada kendaraan operasional untuk navigasi utama, dan penggunaan handphone bagi petugas di lapangan agar pelaporan dapat dilakukan secara ringkas dan fleksibel.
Dengan arsitektur sistem yang kuat dan dukungan penuh dari PT Qudo Buana Nawakara, SILANCAR menjadi fondasi penting dalam digitalisasi pelayanan lalu lintas yang adaptif, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sebagaimana dikutip dari sumber Qudo.id.
